Senin, 06-02-2023
  • Mencetak Generasi Qurani Yang Faqih, Berakhlakul Karimah dan Berwawasan Global

Pesantren Dar Faqih Qur’ani Lantik Pengurus OSDAFAQUR ( Osis Dar Faqih Qur’ani) Masa Bakti 2021/2022

Diterbitkan : - Kategori : Pesantren

Humas DFQ – Pesantren Dar Faqih Qurani melaksanakan pelantikan pengurus Organisasi Santri  Dar Faqih Qur’ani (OSDAFAQUR) masa bakti 2021/2022. Senin (15/11) pelantikan yang dilaksanakan di Masjid Hj Nurhafifah. Di ikuti oleh seluruh pengurus OSDAFAQUR dan seluruh santri, serta seluruh ustadz dan ustadzah.

 

Acara pelantikan dimulai dengan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an oleh santriwati, kemudian dilanjutkan dengan shalawat nabi oleh santri putra, dan dilanjutkan dengan kata sambutan oleh pembina OSDAFAQUR,  kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan oleh mudir pesantren, dilanjutkan dengan pengambilan janji jabatan OSDAFAQUR oleh mudir pesantren, dan dilanjutkan pidato oleh ketua osis terpilih. Dan ditutup dengan kata – kata petuah oleh mudir pesantren.

Pembina OSDAFAQUR, Ustadz Ahmad Habibullah, S.Kom dalam sambutannya mengatakan selamat kepada pengurus OSDAFAQUR terpilih dan menghimbau kepada pengurus OSDAFAQUR selalu bermusyawarah dalam menyusun program kerja osis. Dan selalu siap jika sewaktu – waktu OSDAFAQUR diminta untuk terjun membantu kegiatan masyarakat.

“Saya ucapkan kepada pengurus OSDAFAQUR selamat bekerja, dan selamat menjalankan program – program baru yang sudah disusun, dengan terpilihnya pengurus OSDAFAQUR putra dan putri, saya menghimbau kepada anak –  anakku, jadilah pengurus yang benar – benar bertanggung jawab, dan bermusyawarahlah dengan teman – teman yang lain, dan laksanakan program yang baru disusun itu dengan sebaik – baiknya”  tutur pembina OSDAFAQUR.

Mudir Pesantren Dar Faqih Qur’ani, Abu Dr. H. Awwaluz Zikri, Lc., MA dalam kata – kata peutuahnya mengatakan kepada pengurus OSDAFAQUR terpilih

“Ada tiga hal yang akan abu sampaikan pada malam yang berbahagia ini, yang pertama khusus untuk kalian yang telah terpilih, kalian patut untuk mengucapkan innalillahi wa innailaihi raji’un, demikian kebiasaan para Salafun Shalih ketika mendapatkan amanah dan jabatan, mereka menganggap itu sebagai sebuah musibah, kenapa sebuah musibah ? karena akan diminta pertanggung jawaban oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Yang kedua para penuntut ilmu yang ada di pesantren Dar Faqih Qur’ani semuanya adalah mujahidin dan mujahidah. Yang ketiga untuk sukses dalam sebuah pekerjaan besar, ini khusus untuk yang baru dilantik, harus memiliki oleh visi dan misi yang disepakati, kalian harus bermusyarah, bersama kalian ada pembina, dan turut bersama kalian ada waka kesiswaan, tempat kalian berkonsultasi” Tutur Mudir Pesantren. (Humas DFQ)

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan